Rabu, 27 Juli 2016

Sang Juara Calon Guru

Selamat pagi texazers… Profil kedua kali ini tentu seorang pelajar yang baru saja mengharumkan nama SMK Teladan di tingkat nasional… Siapakah dia? Ya, gak salah lagi Sahidin dari kelas XI TSM 1 yang baru saja menjadi juara harapan tiga tingkat nasional di kontes antar SMK yang diadakan oleh AHM Honda. Dimulai jadi juara pertama tingkat provinsi Jawa Barat, kemudian dilatih selama tiga bulan di Bandung oleh AHM, dan akhirnya perjuangannya berhasil pada hari Jumat, 3 Juni 2016. Langsung saja mari kita tanya-tanya…

Sabtu, 23 Juli 2016

Ekskul Seni Teater (Film & Video) Dimulai!

Bismillahirohmanirohim, di tahun ajaran 2016/2017 ini ekskul seni SMK Teladan mengadakan ekskul seni teater yang membuat drama panggung, film, dan video. Di era internet ini perkembangan seni teater, tepatnya film pendek dan video kreatif terasa pesat. Tidak seperti di bawah tahun 90an dimana teknologi video dan film masih sangat susah, terutama dalam hal mencari tempat penayangannya. Internet diyakini menjadi media yang paling populer dibanding media lainnya, di bawahnya ada media tivi, cetak, dan radio. 

Jumat, 15 Juli 2016

TexazMagz: Animasi Indonesia Masih Stagnan?

TexazMagz: Animasi Indonesia Masih Stagnan?: Bagaimana dengan dunia animasi kita? Sudah bisa bersaingkah dengan animasi dari luar negeri atau dengan negara maju? Atau karya nimasi da...

Animasi Indonesia Masih Stagnan?


Bagaimana dengan dunia animasi kita? Sudah bisa bersaingkah dengan animasi dari luar negeri atau dengan negara maju? Atau karya animasi dari negara tetangga yang sudah rutin muncul di salah satu tivi swasta? Atau masih stagnasi?

Di era multimedia sekarang ini... Beberapa karya anak bangsa sudah bermunculan, dari mulai serial tivi diantarannya "Sopo Jarwo", dan seri tivi lainnya, ada yang dijual dalam format DVD walau masih kebanyakan berupa dongeng atau bermuatan pendidikan agama, melalui internet yang diupload youtuber, dan yang lebih banyak lagi  adalah yang berupa iklan, video klip, dan bentuk animasi lainnya. Beragam karya animasi, dari beraga jenis dan tujuan... Dari karya studio, lembaga pendidikan, production hause, atau malah perorangan. Ada animasi dua dimensi, tiga dimensi, clay dan berbagai karya stop motion lainnya.

Profesi di dunia animasi juga beragam, terutama animasi atau film yang mengunakan teknologi 3D. Sampai ada praktisi animasi yang protes dalam bentuk video mengenai keragaman profesi atau bagian bidang dari animasi. Jangan sampai komikus dan animator tidak bisa dibedakan, walaupun memang ada animator yang kadang membuat komik, atau sebaliknya.

Selain bergama karya, ada juga beberapa event yang sudah bisa diadakan berkala, dari tingkat nasional, sampai internasional karena mengundang praktisi atau animator dari luar negeri. Dari yang dibuat oleh lembaga pendidikan animasi sampai melibatkan organisasi atau pemerintah. Memang mengembangkan animasi tidaklah mudah, karena selain faktor biaya, lagi-lagi dukungan pemerintah memang akan terus dituntut.

Jadi animasi Indonesia bekembang? Dari sudut pandang pribadi dan berdasar dari melihat karya yang muncul secara online, dan dari berita, serta kepercayaan negara maju terhadap tenaga ahli di bidang animasi dari Indonesia... Kita wajib optimis bahwa animasi kita akan maju. Seberapa cepat? Bisa lebih cepat kalau melihat animasi sudah masuk di sekolah, misalnya melalui SMK. Dan alhamdulillah di Kertasemaya sudah dimulai dengan jurusan barunya yaitu Multimedia di SMK Teladan. Semoga nantinya ada animator handal yang muncul dari sini! Insya Allah, amiiin...

Serbuan Mural di Lapangan Teladan


46Di bawah teriknya matahari desa Kertasemaya terlihat puluhan pelajar SMK Teladan mulai memenuhi lapangan sekolah dari pukul 07:00 WIB sampai siang hari. Dimulai hari Senin sampai hari Sabtu. Ini dilakukan secara bergantian untuk tiap kelas… Ada yang satu kelas, dua kelas yang terjadwalkan, atau  malah akhirnya ada tiga kelas dalam sehari… Mereka bergantian menggambar dan mewarnai tembok sekolah dengan penuh kesabaran… Semakin siang maka kegigihan mereka semakin teruji…  Berhasilkah?
Hari senin dimulai dari kelas XI TSM 1 yang berusaha membuat sebuah ilustrasi WPAP seorang musisi legendaris yang referensinya diambil dari beberapa WPAP artis tersebut. Dengan modifikasi pada bagian tertentu, walau kurang maksimal jadilah sebuah mural pertama dengan latar berwarna hitam. Sayangnya, kelas X TSM 3 belum siap menyerbu lapangan pada hari Senin itu, jadilah satu kelas dipindah ke hari Kamis. Akhirnya hanya satau kelas saja yang mengawali ujian praktek seni budaya di SMK  Teladan pada hari pertama…
Hari kedua lebih beruntung karena kedua kelas yang dijadwalkan praktek bisa lebih pagi yaitu kelas X akuntansi 1 dan X Akuntansi 2. Keduanya bertema dooodle… X AK 1 bertuliskan SMk Teladan “Smart” sementara kelas X AK 2 bertema PKS yaitu Patroli Keamana Sekolah, salah satu nama ekskul yang sering bekerjasama dengan polisi terutama ketika pagi hari mengatur jalan raya di depan sekolah supaya penyebrang terutama pelajar bisa merasa aman. Kedua kelas ini dengan baik menyelesaikan grafiti sampai tuntas, malah untuk X AK 1 mencatatkan rekor penyelesaian terlama dari jam 07: 00 sampai dengan pukul 14:30 WIB karena rancangannya paling detil, ditambah harus merubah posisi rancangan dari potrait ke tembok dengan posisi landscape.

Hari Rabu hanya diisi satu kelas saja yaitu kelas X TSM 1 dengan rancangan bertema ekskul paskibra. Walau sudah membagi tugas untuk mempersiapkan alat-alat lukis untuk tembok dari hari Senin, tetap saja sama seperti kelas sebelumnya, kadang alat-alat yang harus dilengkapi pada hari praktek berlangsung masih kurang… Di sini selain belajar merancang karya juga belajar mempersiapkan peralatan tempur dalam melukis dengan media tembok dengan baik. Ditambah kesabaran seperti dalam antrian untuk bergantian mewarnai gambar sampai lima tahap penilain menjadi ujian tambahan dalam sikap.

Hari Kamis, hari keempat hari yang paling rame karena diisi langsung oleh tiga kelas yaitu kelas XI Akuntansi 2, Kelas X TSM 2, ditambah kelas X TSM 3 yang pada hari Selasa belum siap. Maka rancangan doodle bertema karate, doodle Texaz, dan rancangan simpel dan kekinian dibuat sekaligus dari pagi hari… Doodle memang sedang disukai, jadi wajar sekali menjadi yang paling banyak menghiasi tembok… Selain tembok warna putih yang disulap lebih berwarna, terutama dari bekas bola yang menimpa dinding pun sirna berganti warna-warni meriah, tentunya asyik untuk selfie. Keindahan kadang memang perlu pengorbananan untuk mewujudkannya, selain tetap memeliharanya kadang lebih sukar, tentunya. Terik matahari selain bisa memudarkan warna cat, karena iklim tropis memang kurang bersahabat dengan karya seni, apalagi yang ada di luar ruangan. Terkena pergantian cuaca, juga bisa membuat kulit menghitam dan mengelupas…  Akhirnya dua kelas disatukan saja pada hari Sabtu, dan Jumat diliburkan dulu karena itu hari yang baik untuk istirahat dan fokus untuk beribadah…
Dan hari terakhir pun tiba… Dua kelas terakhir semuanya dari kelas XI yaitu kelas XI Akuntansi 1 dengan rancangan bertema PMR, dan rancangan kelas XI TSM 1 yang bertema“unity” sekolah SMK Teladan. Dan keduanya selesai lah pada pukul 13:00 WIB… Nyaris bersamaan! Keduanya dengan rancangan dari salah satu karya siswa yang terpilih pada kelas masing-masing. Dan siswa yang karyanya terpilih dijadikan ketua dari proyek mural terutama dalam menentukan warna, dana tambahan gambar yang diperlukan, serta hal lainnya yang bisa membuat mural lebih keren lagi.  Dibantu guru seni dalam mengatur antrian berdasar daftar hadir, supaya semua bisa merasakan pengalaman dalam proses berkarya dengan media tembok dan cat tembok kiloan yang tentunya mudah dibeli di pasar terdekat. Tembok lapangan SMK Teladan pun akhirnya penuh gambar, penuh huruf, dan penuh warna, juga penuh makna dan pesan… Tinggal tembok tengah yang sudah dibuatkan sketsa oleh senpai karate terlebih dahulu yang dibiarkan masih berisi sketsa. Sepertinya ketika tulisan ini dibuat ekskul karate sedang mewarnainya pada hari Mingu, 5 Juni 2016. Mungkin ekskul lainnya bisa membuat grafiti atau mural juga, tapi sebaiknya mendiskusikan rancangannya terlebih dahulu dengan guru seni budaya. Bisa setelah ramadhan mungkin… Karena rancangan itu penting, dengan rancangana saja kadang keisengan kata atau gambar bisa memunculkan hal yang kurang pas pada lembaga pendidikan. Apalagi spontan tanpa guru pembimbing… Jadinya tidak berkonsep dan akan cenderung tidak bertanggung jawab… Jadi kita budayakan merancang, mewujudkan, dan mendiskusikannya, dengan kritikan, dan usulan yang membangun, tentunya.😉
33Dari semua karya, sekitar tujuh karya dari kelas XII mungkin yang terbagus adalah dari karya kelas XII Akuntansi 1 dengan warna yang paling cerah dan solid ditambah konsep yang menampilkan simbol guru, siswa, dan penjaga sekolah. Rancangan karya sekaligus pimpinan projeknya yaitu Dhimas. Untuk karya terbaik dari kelas X adalah karya kelas X Akuntansi 1 dari rancangan Durotul Yatimah, selain paling meriah warnanya, paling detil, juga paling lama dalam hal pengerjaannya. Sementara untuk hasil termaksimal dari kelas XI adalah karya dari kelas XI TSM 1, hasil rancangan dari Ragil Hartono.
73Pyuh… Bagi saya pribadi ini adalah pengalaman yang berkesan untuk menemani semua siswa menuangkan ide dan karya terbaiknya pada tembok sekolah. Sebuah pameran tanpa batas waktu… Yang membatasi adalah kekuatan cat tembok dari teriknya matahari dan derasnya hujan.Tahun ajaran 2015/2016 adalah tahun seni rupa bagi saya… Tahun ajaran baru bagiamna? Mungkin rencana dan keinginan saya adalah mencoba bermian-main dengan seni teater, tepatnya membuat film… Wah, film… Semoga bisa berhasil dengan baik, minimal menghadirkan sebuah film pendek yang bermanfaat dan tentunya menghibur dengan baik.  Amiiin…

Trailer “Serbuan Mural” bisa dilihat melalui:  youtube.com

Kegigihan OSIS Texaz 2016


agungsusanto
Agung Susanto X TSM 2
Ingin menjadi anggota Osis di SMK Teladan Kertasemaya?  Mau dong! Pengalaman berorganisasi harus dirasakan selagi muda! Kumpul bersama dalam suka dan duka… Banyak hal positif yang bisa diamati dari kegiatan Osis SMK Teladan, Kertasemaya, Indramayu, Jawa Barat, yang terkenal dengan julukan Texaz. Seperti yang diceritakan oleh salah satu anggota Osisnya yaitu Agung Susanto berikut ini…

100_9146
Texaz Cup 2 Futsal 2016 adalahevent Insidentil Osis Texaz
Kegiatan yang dilaksanakan Osis dapat dibagi menjadi dua macam kegiatan, yaitu kegiatan rutin dan kegiatan insidentil. contoh kegiatan rutin adalah mengaji di lapangan setiap hari Jumat, masa orientasi siswa baru (MOS), penertiban mading, dan lain-lain.Contoh kegiatan insidentil adalah kegiatan yang tidak rutin atau hanyaa sesekali saja diadakannya, contohnya  adalah event yang baru saja diadakan yaitu futsal Texaz Cupantar SMP.
Susunan pengurus Osis setidaknya terdiri atas ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara. Adapun biro-biro yangdibentuk sesuai kondisi di sekolah. Pengurus atau ketua Osis periode  2015-2016 adalah Abdullah Ahlalkohr. Kepengurusan Osis sealalu diganti setiap tahunnya melalui sistem pemilu di sekolah. (Agung Susanto XTSM2)

Pertarungan Yang Sportif

Dari final Texaz Futsal 2
100_9193
Dari hari Selasa, 12 April sampai dengan hari Jumat, 14 April 2016 telah diselenggarakan Texaz Cup 2, sebuah ajang kompetesi antar SMP atau MTS yang diselenggarakan di SMK Teladan, Kertasemaya. Sebuah kerja keras panitia, yang dibantu dengan kekuatan penuh oleh dewan OSIS. 
Final yang Menegangkan…
Pada hari Kamis pagi lapangan tempat berlangsungnya pertandingan sudah diramaikan panitia terutama para anggota Osis, dari humas, administrasi, dokumentasi, sampai para lestmen yang siap mengejar bola kalau  jauh ke luar lapangan.  Ditemani beragam musik yang mengalun dari pengeras suara.
Pertandingan dimulai dengan perebutan juara ketiga antara tim SMPN 1 Sukagumiwang A dengan SMPN 2 Sukagumiwang. Pertandingan antara tim kuning dengan tim hijau berlangsung kuat dan ketat. Hanya satu gol saja yang berhasil dilesakan selama berlangsunganya dua babak. Yang menjadi pemenangnya adalah tim SMPN 1 Sukagumiwang A.
Dan akhirnya partai final yang ditunggu-tunggu pun tiba… tim SMPN 1 Sukagumiwang B lawan tim tim SMP NU Jatibarang A berjalan dengan cukup keras. Keduanya ngotot! Semangat dan emosi bercampur aduk, hingga official kedua tim pun nyaris tersulut… Untung panitia bisa ikut mendinginkan suasana, terutama kinerja wasit yang sangat adil dalam memimpin pertandingan. Dan juaranya adalah SMPN 1 Sukagumiwang tim B dengan skor 2:1…
Kepala sekolah SMK Teladan menyerahkan penghargaan
Kepala sekolah SMK Teladan menyerahkan penghargaan
Akhirnya gelaran Texaz Cup 2 pun diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para finalis… Suporter dan para wartawan dadakan pun menyerbu ke tengah lapangan ikut dalam kegembiraan di akhir acara. Semoga Texaz Cup 3 di tahun depan bisa lebih baik lagi! Amin… (amz)

Redaksi TexazMagz

Artistik: Ragil HartonoLusianaDicky Fahrezi, Nurul Huda
Kontributor utama: Peserta didik SMK Teladan
Pembina: Ahmad Zeni, S.Sn
Waka Bidang Kesiswaan: Uni Uniyawati, S.Pd
Kepala Sekolah: Khoirun Nisa, S.Si
Mau bergabung bersama Redaksi TexazMagz? Hubungi bapak Ahmad Zeni, S.Sn bisa mengajukan diri sebagaiRedaktur Tulis atau ingin punya pengalaman sebagai Editor,Wartawan, dan para penulis lainnya. Bisa juga mencoba menjadi Redaktur Artistik, yang mengkonsep bagian seni, atau yang ingin belajar menggambar bisa menjadiIlustrator, atau belajar menjadi Desain Grafis, dan bagi yang hobi memotret bisa jadi Fotografer.
TexazMagz adalah sebuah kegiatan ekskul yang berkaitan dengan media.
Website: www.texazmagz.blogspot.co.id, HP: 08179894781, email: textpict@gmail.com